Minggu, 30 Maret 2008

kabar baik dari mbak tia

malam itu . . . . . . mbak tia SMS, apa isinya?
Alhamdulillah... mbak tia keterima di UGM, wah senang sekali! nanti bisa kos di pwt, kan gratis nggak usah mbayar... tapi jauh! wah repot juga....
eh nanti masuk ugmnya kalau udah lulus SMA kan? sekarang kan belum lulus, ujian aja belum.
jadi harus lulus dulu, betul nggak?
ok, selamat dan sukses untuk mbak tia, tetap semangat!

roti kura-kura

pada hari sabtu kemarin di sekolah mas fadhil ada banyak acara yaitu "open house", ramai sekali acaranya. semua siswa di sekolah melaksanakan pawai keliling kota, mereka berjalan kaki termasuk mas fadhil. mereka dikelompokkan menurut eksurnya masing-masing, mau tahunggak ekskur mas fadhil? ekskurnya karate, wah hebat ya! setelah muter kota cape rasanya, samapai di sekolah mas fadhil nyari ibu dan rijal yang katanya mau jemput, tetapi tidak ketemu, nyari bapak tidak ketemu, akhirnya diantar ustadzah nana mencari kesana kemari, udah mau nangis tetapi tiba-tiba ketemu sama bapak, terus bapak bilang eh... bapak punya hadiah nih! sambil nglihatin bungkusan plastik, wah bagus! ada roti kura-kura. mas fadhil senang sekali dan tidak jadi nangis.....

Minggu, 23 Maret 2008

yo rame-rame gerak jalan

hari Ahad kemarin mas Fadhil sekeluarga ikut gerak jalan di GOR Satria Purwokerto. Gerak jalan ini diselenggarakan oleh LPP AL Irsyad Purwokerto. Banyak sekali yang ikut, ribuan orang! begitu start dimulai kita langsung jalan... pertamanya adik Rijal ikut jalan tetapi bapak ngaak tega karena berdesak-desakan akhirnya digendong. pada saat jalan nggak begitu rame adik rijal berjalan sendiri kadang sampai berlari-lari sambil tertawa-tawa, senang sekali kelihatannya. karena kita jalannya cepat, kita melewati banyak orang mas fadhil disapa sana-sini sambil senyam senyum, ibu nggak mau kalah juga senyum terus. akhirnya sampailahkita di tempat fisnish.
saatnya pembagian door pice..... mas fadhil ingin sekali dapat hadiah, terus dijelasin sama ibu bahwa hadiahnya itu diundi. diundi itu apa sih? terus dijelasin lagi bahwa dari sekian banyak yang ikut diambil beberapa untuk mendapatkan hadiah, mengambilnya asal-asalan jadi siapa yang beruntung akan mendapatkan hadiah. setelah cape menunggu dan nomornya mas Fadhil tidak disebut akhirnya kita meninggalkan GOR Satria. kemana? kepasan untuk membeli sayuran.... dan kita terus pulang ke rumah.

Jumat, 21 Maret 2008

Pergi ke rumah mbah uti

Pada hari kamis bapak sama mas Fadhil pergi kerumah mbah Uti. berangkat dari purwokerto jam 2 siang naik nusantara. di jalan mas fadhil kedinginan karena hujan dan ac nya kenceng banget. sampai di kranggan udah dijemput sama mbah kung. katanya mbah kung ngejar bis yang datang lebih dulu ternyata tidak ada mas Fadhil dan bapak terus mbah kung balik lagi ke depan sampurna. danlangsung aja kita bertiga naik rc kesayangan mbah kung ke rumah.
Assalamu'alaikum.... sampai di rumah mbah uti ternyata ada banyak orang: ada ulin, mbah uti. dan bu lik iin. om yu' lagi njemput seva. tidak lama kemudian seva datang ramai deh rumah mbah uti.
mas fadhil, ulin, dan seva main-main terus sampai malem, ikut ke mushola dll.
pas waktu tidur malam-malammas Fadhil bangun, ternyata banyak nyamuk di kamar depan, terus pipis dan tidur lagi.
hari Jum'at mas Fadhil ikut bapak dan mbah Uti ke rumah mbah Lilik tetapi tidak ketemu, cuma pak de nor aja yang ketemu. kemudian terus ke tempat mbah siah ternyata juga tidak ketemu cuma pak dhe mamung aja yang ada. terus kita pulang mbah uti turun di pasar, bapak dan mas Fadhil potong rambut.
sampai di rumah ternyata mbah kung lagi ngambil rambutan terus bapak ngumpulin di bawah karena pada jatuh. pas itu mbah uti nyuruh bapak ke mbah buyut manten untuk menemui mbah lilik tapi bapak nggak mau, terus mbah uti marah sama bapak ..........
setelah Jum'atan sama mbah kung bapak dan mas Fadhil pulang ke purwokerto. samapai di purwokerto jam 6 sore, cape deh .......

Selasa, 18 Maret 2008

Mas Fadhil naik Jilid Tartili

Mas Fadhil dalam belajar membaca Al Qur'an menggunakan metode tartili. metode ini lebih berat dibanding dengan metode yang lain seperti Iqro' dan Qiro'ati. Tetapi Alhamdulillah berkat bimbingan dari ustadz di sekolah (ustadz Hasan dan yang lainnya) juga dibantu oleh ibu setiap malam di rumah, mas fadhil sudah mencapai jilid 3 acak. Kelihatannya hari ini mau ujian jilid 3, semoga lulus ya.....
eh siang-siang bapak tanya kepada mas fadhil. lulus nggak mas? lulus tapi ada sedikit perbaikan, yang mana? tanya bapak lagi. itu di buku jawab mas fadhil. setelah dilihat ternyata yang belum lancar adalah mahroj Ba dan Shod.
terus siangnya sampai di rumah mas Fadhil diberi es krim sama ibu, hadiah lulus katanya.
Alhamduliillah sekarang mas Fadhil Tartilinya sudah jilid empat, jarang lho kelas satu yang jilidnya sama, paling jilid dua atau jilid tiga.
mas fadhil hebat!!

Senin, 17 Maret 2008

Keluarga Pak Djuwahir

Keluarga Pak Djuwahir bertempat tinggal di nDayakan, sekarang di sebelah rumah dibangun rumah baru milik om yuk. om yu' kemarin tinggal di klewogan, belum cerita mengapa pindah ke nDayakan......
Pak Djuwahir mempunyai 5 orang anak, 2 perempuan dan 3 lakilaki. Empat orang sudah berkeluarga dan 1 orang yang bungsu belum, nggak tahu kapan, dua tahun lagi kali.