waktu itu hari Ahad. tanggal berapa ya? o ya kata bapak tanggal 27 April, ibu sakit gigi. hari itu sudah sore, tapi gigi ibu sakit sekali. terus bapak bilang, ayo ke dokter gigi. besok aja lah! besok bapak nggak bisa, kan pulangnya sampai sore, terus malamnya ngajarin anak kelas VI, kata bapak. kalau begitu nanti malam aja ya.
habis maghrib kita pergi ke dokter gigi, sampai di sana ramai sekali, ternyata banyak orang sakit. ibu mendaftar dan dapat nomor 25. kita nunggu lama sekali dan ternyata sudah Isya', akhirnya aku, rijal, dan bapak pergi ke masjid, dan ibu ditinggal nunggu giliran diperiksa.
selesai sholat isya kembali lagi ke dokte gigi, lho ibu kemana? kok tidak ada? rijal juga bertanya: ibu mana? bapak bilang mungkin sedang diperiksa, sana masuk. akumencoba membuka ruang periksa yang ditunjukkan bapak, sini ya pak! iya dibuka aja. nggak bisa dikunci dari dalam!
ya udah kita nuggu disini. terus rijal turun dari kursi dan mencoba membuka pintu, e... ternya ta dia malah bisa. akhirnya kita rame-rame masuk ke dalam.
ibu sudah selesai diperiksa, tinggal nunggu ditulisin resep oleh dokter. setelahs elesai kita pulang.......
o ya sebelum pulang ke rumah kita mampir dulu ke purimas, bingung mau beli roti apa karena sudah malam dan rotinya banyak yang habis. ini aja roti kura-kura kata bapak. semuanya setuju roti kura-kura.
dan kita pulang ke rumah ....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar